4 Bahaya Ketika Kamu Hanya Berjualan di Marketplace

1 menit

Saat ini perkembangan marketplace sudah semakin pesat, banyak marketplace yang muncul dengan berbagai penawaran fitur-fitur menarik. Bagi pebisnis online, dengan adanya marketplace mampu memberikan kemudahan dalam hal penjualan, apalagi tren belanja masyarakat sudah mulai beralih dari belanja offline menuju online. Namun, dibalik semua itu, berjualan di marketplace belum tentu menjamin kesuksesan bisnis kamu dalam jangka panjang, berikut 4 bahaya ketika memilih marketplace dalam membangun bisnis kamu:

1. Persaingan Harga yang Semakin Sengit

Marketplace bukan hanya mampu mendatangkan pembeli yang banyak, namun juga mendatangkan berbagai penjual, produk dan harga dengan berbagai variasi. Ketika pembeli harus memilih ribuan penjual dengan produk yang sama, namun harga yang berbeda, pasti akan menjadi salah satu pertimbangan bagi si pembeli. Jika kamu tidak mampu menghasilkan produk yang sangat unik, maka kamu harus siap menghadapi persaingan harga yang semakin sengit. Dalam hal ini kebanyakan orang memilih untuk menurunkan harga, tetapi ini tentu akan berdampak pada margin profit bisnis kamu.

2. Sulit Mendapatkan Data Terperinci

Data disini maksudnya data histories  penjualan bisnis kamu, data histories sangat berguna untuk perkembangan bisnis kamu kedepannya. Pihak marketplace tidak akan memberikan data-data histories bisnis kamu secara rinci. Kebanyakan hanya berupa data jumlah visitor ke toko kamu, jumlah berapa visitor yang nge-like produk kamu, berapa yang nambahin ke wishlist mereka. Data berikut belum cukup sebagai bahan analisis kedepannya. Sehingga dengan begitu akan sulit untuk kamu melihat perkembangan bisnis kamu serta menyusun strategi yang lebih baik untuk kedepannya.

3. Pertumbuhan Bisnis yang Tidak Terprediksi

Saat ini marketplace memang telah menyediakan berbagai fitur yang mampu membantu pertumbuhan suatu bisnis tumbuh secara cepat. Namun, menurut beberapa pengalaman penjual di marketplace, pertumbuhan bisnis hanya akan tumbuh hingga suatu “titik maksimal” dan akhirnya pertumbuhan tersebut melambat. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya persaingan antar bisnis di tempat yang sama. Oleh karena itu berjualan di marketplace belum tentu berlangsung lama di masa yang akan datang. Pada akhirnya kebanyakan pengguna marketplace memilih membuat platform sendiri untuk pertumbuhan bisnis mereka.

4. Brand Awareness yang Lemah

Dengan berjualan di marketplace, kebanyakan pembeli hanya akan ingat nama marketplace dibanding nama brand suatu produk. Hal ini menyebabkan brand kamu akan susah dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat. Berbeda jika kamu memiliki platform sendiri, kamu bisa mengatur brand kamu sendiri sehingga bisnis kamu akan semakin terkenal.

Marketplace hanya cocok untuk kamu yang baru memulai berbisnis, jika bisnis kamu sudah semakin besar alangkah baiknya jika kamu memiliki platform sendiri, seperti situs e-commerce milik sendiri. Dengan begitu kamu dapat mengendalikan bisnis kamu sendiri dan lebih fleksibel untuk pertumbuhan bisnis kamu.

1+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *