Bukan Cuma Ngatur Timeline,
Project Coordinator Juga Bikin Semua Tim Tetap Satu Irama
Sebagai Project Coordinator, tugas utamaku mengatur semua jalannya proyek seperti menyusun prioritas tugas buat web developer, menjelaskan brief yang jelas, sampai ngejagain deadline biar semua tetap on track.
Selain itu juga jadi penghubung utama antara tim dan klien, jadi tiap progress atau hasil kerjaan selalu dikomunikasikan dengan rapi. Pengen tahu lebih lanjut? Yuk kenalan!
Apa bedanya Project Coordinator di digital marketing agency dibanding di industri lain?
Project Coordinator di digital marketing agency itu punya dinamika yang jauh lebih beragam dibanding industri lain. Soalnya, project yang di-handle nggak cuma soal satu hal kayak development aja, tapi juga nyangkut ke SEO, ads, konten, sampai desain. Setiap project biasanya punya tujuan dan pendekatan yang beda, jadi koordinasinya harus ekstra rapi dan fleksibel.
Peran utama Project Coordinator itu lebih ke manajemen waktu, komunikasi, atau problem solving?
Menurutku, peran utama seorang Project Coordinator paling besar di komunikasi. Soalnya, nggak harus ngerti semua hal secara teknis, tapi wajib bisa jadi jembatan antara klien dan tim internal. Gimana caranya ekspektasi klien bisa tersampaikan dengan jelas, dan tim juga ngerti apa yang harus dikerjain tanpa miskom. Kalau ada kendala di tengah jalan, kita juga yang harus bisa ngejelasin dengan tenang ke klien biar semua tetap on track dan nggak panik.
Gimana cara menentukan prioritas kalau semua task sama-sama penting dan deadline-nya mepet?
Menurutku pada dasarnya akan selalu ada yang bisa dikesampingan. Kalau semua task terasa penting dan deadline-nya mepet, aku biasanya mulai dengan ngelihat mana yang paling berdampak besar atau berisiko tinggi kalau nggak segera dikerjain. Dari situ, aku urutin prioritas berdasarkan urgensi dan efeknya ke keseluruhan project. Biasanya juga aku komunikasiin dulu ke tim dan klien biar semua paham kenapa satu task didahulukan.
Gimana cara jaga mood kalau lagi banyak revisi atau tekanan waktu?
Kalau sudah mulai pusing karena revisi yang numpuk atau deadline yang mepet, aku biasanya ambil jeda sebentar buat isi ulang tenaga. Kadang cukup dengan makan dessert manis, dengerin lagu yang bisa naikin mood, atau sekadar stretching ringan biar kepala nggak terlalu tegang. Setelah itu, fokus jadi balik lagi dan bisa mikir lebih jernih buat nyelesain revisi.
Apa sih serunya kerja di Whello?
Menurutku serunya itu karena tiap proyek punya tantangan dan klien dengan gaya komunikasi beda-beda, jadi ga ngebosenin. Dan menurutku selalu ada momen seru antar kerja sama tim.



























