LinkedIn
WhatsApp
Microsoft Teams

Bagaimana Cara Melakukan Cloning Website?

Feri Murdeni

Feri Murdeni

Webdeveloper

View case

durasi baca : 8 menit

Clone Website adalah suatu proses menduplikat website yang memiliki tampilan yang sama dengan website aslinya. Cloning website ini biasanya digunakan oleh para developer yang tidak ingin membuat tampilan website dari awal karena bisa menggunakan template pada domain pertama. Clone website juga biasa digunakan sebagai backup website ketika melakukan development (maintenance).

Cloning website bisa dilakukan melalui plugin dan cPanel, namun jika kamu menggunakan plugin, kamu harus mengelola 2 website dengan cPanel yang berbeda. Tetapi jika kamu menggunakan cPanel, kamu dapat mengelola website dalam cPanel yang sama. Contohnya jika kamu sudah memiliki website dan ingin membuat website baru menggunakan layanan jasa pembuatan website, pasti website kamu akan di clone dan ditempatkan di server staging. Sehingga website kamu yang di live akan aman.

Selain itu, cloning dengan cPanel juga akan lebih mudah dan memiliki risiko yang kecil. Sebelum melakukan cloning website, ada 3 hal yang perlu kamu persiapkan:

  • Hosting dan Domain yang sudah aktif dan dapat diakses.
  • Domain baru untuk cloning website.
  • Akses ke cPanel.

Kemudian ikuti langkah-langkah berikut:

1. Login ke cPanel website kamu.

Image

2. Pilih “File Manager” pada menu file.

Image

3. Select seluruh file website kamu klik “Compress”, pilih compression typenya zip, tentukan nama file nya lalu compress file. Kemudian download file zip tersebut.

Image

4. Backup file database melalui PHPMyAdmin.

Image

5. Upload dan extract file website yang sudah kamu download sebelumnya ke directory document root dari domain kedua pada file manager cpanel kamu.

Image

6. Buat database baru pada PHPmyadmin.

7. Ubah konfigurasi database pada wp-config.php sesuai dengan database yang tadi kamu buat.

8. Import file database yang sudah kamu download sebelumnya pada database yang baru saja kamu buat.

Image

9. Ubah Permalink pad table prefix options (table prefix ini sesuai dengan yang ada pada wp-config.php). Kemudian ubah URL permalinknya ke domain yang baru pada menu “option_value”.

Image

Setelah semuanya selesai, tinggal akses website domain kedua yang sudah kamu cloning. Tampilan website akan sama seperti domain pertama, dan mungkin ada beberapa menu atau konten yang perlu kamu ubah sesuai dengan domain kedua.

Semoga bermanfaat.

Image

Suka Artikel Ini?

Baca juga artikel lainnya

Cari Artikel

Subscribe Newsletter Whello Gratis

Dapatkan promo eksklusif dan konten menarik langsung di emailmu.

Image

Tentang Feri Murdeni

Webdeveloper

Hai perkenalkan, nama aku Feri dan berprofesi sebagai Website Developer di Whello Indonesia. Aku suka tantangan dan belajar hal-hal baru.

Baca lebih lanjut tentang Feri

Siap Tingkatkan Trafik dan Profit?

No Image

Barnacle SEO: Cara Cepat Naik di Google dengan Memanfaatkan Authority

View case study: Barnacle SEO: Cara Cepat Naik di Google dengan Memanfaatkan Authority
Jasa SEO Agen Travel Terbaik untuk Meningkatkan Booking Hingga 3x Lipat

Jasa SEO Agen Travel Terbaik untuk Meningkatkan Booking Hingga 3x Lipat

View case study: Jasa SEO Agen Travel Terbaik untuk Meningkatkan Booking Hingga 3x Lipat
Jasa SEO Klinik Kecantikan untuk Meningkatkan Booking Treatment

Jasa SEO Klinik Kecantikan untuk Meningkatkan Booking Treatment

View case study: Jasa SEO Klinik Kecantikan untuk Meningkatkan Booking Treatment
Redirect Chain: Jangan Biarkan Masalah Ini Merusak Website-mu

Redirect Chain: Jangan Biarkan Masalah Ini Merusak Website-mu

View case study: Redirect Chain: Jangan Biarkan Masalah Ini Merusak Website-mu
Jasa SEO Dealer Mobil: Cara Efektif Meningkatkan Penjualan Secara Online

Jasa SEO Dealer Mobil: Cara Efektif Meningkatkan Penjualan Secara Online

View case study: Jasa SEO Dealer Mobil: Cara Efektif Meningkatkan Penjualan Secara Online

What Our Happy Clients Say