Di tengah persaingan konten yang makin padat, tampilan feed Instagram yang rapi, nyambung, dan konsisten secara visual bisa jadi pembeda utama antara akun yang asal posting dan akun yang terlihat profesional serta lebih dipercaya.
Feed Instagram yang nyambung bikin profil kamu langsung enak dilihat saat pertama kali dikunjungi. Audiens jadi lebih betah scroll, lebih percaya dengan brand kamu, dan akhirnya lebih mudah tertarik sama konten atau produk yang kamu tawarkan.
Nah, di artikel ini kita bakal bahas cara membuat feed Instagram nyambung dan carousel post yang konsisten, lengkap dengan panduan ukuran (rasio) biar nggak kepotong, plus tips teknisnya. Yuk simak!
Daftar isi
Ukuran Feed & Postingan Instagram yang Wajib Kamu Tahu
Ini bagian penting yang sering disepelekan. Salah ukuran dikit aja, desain bisa kepotong atau pecah. Berikut ukuran standar postingan Instagram:
1. Post Feed Persegi (Square)
- Ukuran: 1080 x 1080 px
- Rasio: 1:1
- Cocok untuk feed klasik dan aman di semua tampilan
2. Post Feed Portrait (Disarankan)
- Ukuran: 1080 x 1350 px
- Rasio: 4:5
- Lebih tinggi, lebih dominan di beranda, dan engagement biasanya lebih bagus
3. Landscape (Kurang Disarankan)
- Ukuran: 1080 x 566 px
- Rasio: 1.91:1
- Kurang maksimal di feed, mudah terlewat
Cara Membuat Feed Instagram Nyambung (Step by Step)
Nah, supaya kamu nggak bingung harus mulai dari mana, berikut ini cara membuat feed Instagram nyambung yang bisa langsung kamu terapkan.
1. Tentukan Konsep Feed Sejak Awal
Sebelum mulai mendesain, pastikan kamu sudah punya konsep feed yang jelas agar tampilan Instagram terlihat konsisten dan terarah. Menentukan konsep di awal akan memudahkan proses desain dan menghindari hasil feed yang terkesan acak.
Beberapa hal yang perlu ditetapkan antara lain:
- Tema warna (misalnya hitam-putih, pastel, atau brand color)
- Gaya desain (minimalis, bold, playful, editorial)
- Pola feed (3 kolom nyambung, checkerboard, quote–visual–produk)
Sebagai contoh, brand edukasi digital biasanya cocok menggunakan warna netral dengan font yang clean dan layout rapi agar terlihat profesional, sedangkan brand fashion cenderung menonjolkan foto visual dengan teks minimal dan tone warna yang konsisten untuk memperkuat kesan estetik.
2. Buat Satu Desain Besar (Bukan Langsung Dipotong)
Untuk menghasilkan feed yang benar-benar nyambung, sebaiknya jangan langsung mendesain per postingan. Buatlah satu desain besar terlebih dahulu, lalu potong menjadi beberapa bagian sesuai jumlah post yang dibutuhkan.
Misalnya:
- Feed 3 post (1 baris): 3240 x 1080 px (3 × 1080)
- Feed 6 post (2 baris): 3240 x 2160 px
- Feed 9 post (3 baris): 3240 x 3240 px
Dengan metode ini, elemen visual seperti background, ilustrasi, atau garis desain akan tersambung dengan sempurna tanpa terputus, sehingga feed terlihat lebih rapi dan profesional saat dilihat di halaman profil.
3. Cara Membuat Feed Nyambung di Canva
Canva menjadi pilihan favorit karena mudah digunakan, bahkan untuk pemula. Prosesnya pun terbilang gampang. Langkah-langkahnya:
- Buat desain custom dengan ukuran besar (misalnya 3240 x 1080 px)
- Desain visual secara utuh (background, teks, ilustrasi)
- Setelah selesai, gunakan fitur “Grid” atau duplicate page
- Potong desain jadi ukuran 1080 x 1080 px atau 1080 x 1350 px
- Download per bagian, lalu upload ke Instagram sesuai urutan
4. Cara Memotong Desain dengan Slice Tool (Lebih Akurat)
Jika kamu membutuhkan tingkat presisi yang lebih tinggi, terutama untuk desain yang kompleks, penggunaan tool social media seperti Slice Tool bisa menjadi solusi. Cara ini biasanya dilakukan dengan Photoshop atau tools slice online.

Setelah desain besar selesai dibuat, aktifkan Slice Tool lalu atur grid sesuai dengan jumlah post yang diinginkan. Setiap bagian kemudian di-export dengan ukuran yang sama agar hasilnya konsisten.
Metode ini sangat cocok untuk desainer atau brand yang ingin memastikan tidak ada elemen visual yang bergeser, terpotong, atau meleset meski hanya beberapa pixel, sehingga tampilan feed tetap terlihat rapi dan profesional.
5. Cara Membuat Feed Instagram Nyambung dengan 9Square
Kalau kamu pengin bikin feed Instagram yang nyambung tapi nggak mau ribet soal desain dan ukuran, 9Square bisa jadi solusi kamu. Aplikasi ini kerjanya mirip seperti Grid Maker, yaitu memotong satu gambar besar menjadi beberapa bagian supaya saat di-upload ke Instagram, tampilannya terlihat rapi dan saling menyambung seperti puzzle.
Berikut langkah-langkahnya:
- Gunakan aplikasi 9Square
- Unduh aplikasi 9Square
- Pilih gambar beresolusi tinggi
- Tentukan pola grid. Pilih grid sesuai kebutuhan, seperti 3×1 (1 baris), 3×2 (2 baris), atau 3×3 (3 baris feed).
- Setelah grid dipilih, 9Square akan langsung memotong gambar sesuai pola yang kamu tentukan.
- Unduh hasil potongan gambar
- Upload ke Instagram sesuai urutan
Tips Supaya Feed Tetap Rapi & Profesional (Tanpa Mengorbankan Konten)
Nah, supaya feed kamu tetap konsisten sekaligus efektif secara konten, berikut tips supaya feed tetap rapi & profesional yang bisa kamu terapkan.
1. Pastikan Setiap Post Tetap Berdiri Sendiri
Walaupun kamu menerapkan konsep feed nyambung, setiap postingan tetap harus bisa hidup sendiri saat muncul di beranda audiens. Ingat, kebanyakan orang menemukan kontenmu lewat home feed, bukan dari halaman profil.
Artinya, satu post harus tetap mudah dipahami tanpa harus melihat postingan sebelum atau sesudahnya. Pastikan judul atau headline tetap jelas, visual tidak terpotong atau menggantung, dan pesan utama bisa ditangkap dalam sekali lihat.
Feed boleh nyambung, tapi makna kontennya jangan sampai bergantung pada post lain.
2. Gunakan Template Tetap
Agar feed terlihat konsisten dan profesional, sebaiknya gunakan template desain yang tetap. Kamu bisa menyiapkan 2–3 template utama, misalnya untuk konten edukasi, konten promosi, dan konten interaksi seperti polling atau Q&A.
Dengan template yang konsisten, tampilan feed akan terasa rapi dan punya ciri khas, sekaligus menghemat waktu karena kamu tidak perlu mendesain dari nol setiap kali posting. Tinggal ganti teks, gambar, atau warna kecil sesuai kebutuhan.
3. Jaga Ruang Aman (Safe Area)
Saat mendesain, perhatikan ruang aman atau safe area, terutama untuk teks dan elemen penting. Hindari menaruh tulisan terlalu mepet ke tepi desain karena berisiko terpotong di berbagai tampilan layar atau saat preview di feed.
Selain itu, teks yang terlalu pinggir juga membuat desain terlihat sempit dan kurang nyaman dibaca. Beri jarak yang cukup agar visual terasa lega dan pesan bisa tersampaikan dengan jelas.
4. Jangan Terlalu Memaksakan Feed Nyambung
Feed nyambung memang terlihat estetik, tapi jangan sampai justru membatasi fleksibilitas konten. Ada kalanya kamu perlu upload promo dadakan, info penting, atau konten cepat yang tidak bisa menunggu pola feed.
Dalam kondisi seperti ini, tidak masalah untuk “mematahkan” pola feed nyambung. Branding yang baik bukan berarti harus kaku mengikuti satu pola, melainkan tetap konsisten secara visual dan pesan, sambil menyesuaikan kebutuhan konten yang dinamis.
Nggak Punya Waktu Ngurus Sosmed? Whello Solusinya!
Pada akhirnya, punya feed Instagram yang rapi, nyambung, dan konsisten itu bukan cuma soal estetika, tapi juga soal membangun kepercayaan dan citra brand di mata audiens. Tapi kalau kamu masih merasa terkendala, bingung harus mulai dari mana, atau nggak punya waktu buat ngurusin semuanya sendiri, nggak perlu dipaksakan.
Biar lebih praktis dan hasilnya maksimal, kamu bisa pakai jasa iklan sosial media saja. Kami sudah berpengalaman bertahun-tahun menangani berbagai jenis klien dari beragam industri, jadi strategi dan eksekusinya nggak asal-asalan.
Menariknya lagi, Whello juga menyediakan konsultasi gratis supaya kamu bisa diskusi dulu tanpa komitmen. Jadi, daripada buang waktu, mending serahkan ke ahlinya dan fokus kembangin bisnismu!
Apakah feed Instagram nyambung masih relevan?
Masih, terutama untuk branding dan first impression, tapi tetap harus diimbangi dengan konten berkualitas.
Ukuran paling aman untuk feed Instagram saat ini berapa?
Idealnya 1080 x 1350 px (4:5) karena tampil lebih besar di beranda.
Boost omset bisnis online kamu dengan Social Media Marketing!
Maksimalkan omset bisnismu dan dapatkan keuntungan dengan strategi social media marketing yang tepat. Mulai konsultasi dengan specialist kami sekarang!
Mulai Konsultasi!Ingin konsultasi
dengan para specialist
Whello?
Tips lainnya dari kami
Mengenal Tiered Link Building: Membangun Backlink untuk Backlink Kamu
Pelajari cara membangun backlink yang efektif dengan teknik Tiered Link Building. Tingkatkan peringkat situs kamu dan raih banyak pengunjung!
Fundamental SEO yang Tetap Berlaku di Era AI
Pelajari fundamental SEO yang masih berfungsi di zaman AI. Dapatkan tips dan trik untuk meningkatkan peringkat website Anda dengan mudah!
Cara Membuat Bio Instagram yang Menarik & Profesional
Temukan cara membuat bio Instagram yang menarik dan profesional! Dapatkan tips kreatif untuk menarik perhatian pengikutmu dengan mudah.
Follow us on Instagram
Temukan tips bermanfaat digital marketing serta keseruan spesialis Whello dalam menumbuhkan brand, hanya di Instagram @whello.indonesia. Follow, ya!