Bagi kamu yang berprofesi sebagai programmer atau website builder, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah hosting, domain, dan server. Ketiga istilah ini merupakan hal yang penting ketika membuat sebuah website. Walaupun jika kamu menggunakan layanan jasa pembuatan website dari Whello, hosting, domain, dan server sudah termasuk dari layanan ini, kamu perlu memahaminya.

Ketiga istilah tersebut memiliki perbedaan. Berikut perbedaannya :

Hosting

Setelah membuat website, tentunya kamu ingin website kamu dapat diakses melalui internet. Salah satu cara yang dapat kamu lakukan yaitu meng-upload website tersebut ke sebuah hosting. Hosting merupakan media penyimpanan file-file yang ada didalam website. Seperti gambar, video, audio dan sebagainya.

File-file tersebut akan disimpan dalam sebuah tempat yang dinamakan server hosting. Server hosting merupakan tempat penyimpanan data, dimana nantinya server akan menampilkan data-data tersebut pada web client (browser) seperti Chrome, Mozilla, Safari, dan Opera.

Agar website dapat diakses dengan baik selama 24 jam, maka server hosting harus dilengkapi dengan jaringan internet dengan kecepatan tinggi. Bila tidak maka server akan down dan menyebabkan website kamu tidak dapat di akses.

Domain

Domain merupakan nama atau alamat dari suatu website. Keberadaan domain juga tidak kalah penting jika dibandingkan dengan hosting. Domain bisa menjadi “nama” dari website yang kamu buat.

Bagaimana orang lain bisa tahu dan berkunjung ke website kamu jika website tersebut tidak memiliki nama? Oleh karena itu website kamu wajib menggunakan sebuah domain.

Domain terdiri dari berbagai jenis, yaitu top level domain (TDP), second level domain dan third level domain.

Berikut contoh domain : www.whello.id

Berdasarkan contoh diatas, yang menjadi top level domain adalah domain dengan ekstensi “.id”. Nama domain “whello” merupakan second level domain.

Untuk lebih jelas, kamu bisa baca panduan domain  pada artikel sebelumnya.

Server

Server merupakan adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan layanan tertentu dalam satu jaringan komputer. Server memiliki software dan hardware yang berfungsi sebagai pemberi data kepada web client (browser) agar browser bisa menampilkan halaman website tertentu.

Perangkat keras (hardware) server terdiri dari prosesor dan RAM yang menjalankan sebuah sistem operasi yang disebut dengan network operating system.

Selain itu, server juga menjalankan perangkat lunak (software) yang bisa mengontrol akses file-file yang ada dalam sebuah website. Adapun jenis-jenis software server yang biasa digunakan yaitu apache, apache tomcat, microsoft windows server 2008 IIS (Internet Information Services), nginX, zeus dan sun java system.

Secara garis besar, server akan bekerja ketika ada permintaan dari client. Client di sini adalah browser yang biasa kamu pakai. Seperti Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Safari dan masih banyak yang lain. Ketika kamu mengetik sebuah alamat website, maka server segera merespon permintaan kamu dan mengirimkan isi website pada halaman browser.

Berikut cara kerja server:

Pada gambar di atas,dapat kamu lihat ketika beberapa client melakukan permintaan (request) melalui mesin pencarian. Maka server akan merespon permintaan client tersebut.

Kesimpulan: Perbedaan hosting terletak pada fungsinya. Hosting merupakan tempat atau media untuk meletakkan file website seperti gambar, video, script website serta database. Sedangkan domain menunjukkan alamat dari sebuah website agar client dapat menemukan sebuah website. Dan server akan menampilkan permintaan client melalui mesin pencarian.
Itulah sedikit penjelasan mengenai perbedaan hosting, domain, dan server. Semoga bermanfaat.

Ready to Grow?