Strategi Meningkatkan Brand Awareness Melalui Media Sosial

1 menit

Berbicara mengenai brand awareness, maka kita akan berbicara tentang seberapa banyak orang yang mengenal sebuah merek (brand).

Misalnya ketika seseorang berbicara mengenai “susu”, merek apa yang terlintas di pikiran kamu pertama kali? Mungkin kamu akan mengingat “susu bendera”, atau slogan yang berbunyi “susu saya susu bendera”.

Berdasarkan contoh diatas, dapat ditarik kesimpulan brand awareness merupakan kemampuan klien dalam mengenali atau mengingat sebuah merek (brand), termasuk nama, gambar, logo atau slogan yang digunakan oleh sebuah brand.

Apakah brand awareness sangat penting dalam sebuah bisnis? Jawabannya adalah “sangat penting”. Karena brand awareness mampu menciptakan kepercayaan klien, mendorong klien untuk loyal dengan produk atau jasa kamu, dan mempermudah kamu untuk mendapatkan klien baru yang lebih banyak.

Lalu bagaimana cara meningkatkan brand awareness? Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan brand awareness yaitu menggunakan media sosial. Karena, pengguna media sosial terus meningkat setiap tahunnya.

Hal ini dibuktikan dari sebuah data yang dimiliki oleh KataData, bahwa pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 jiwa (56% dari total populasi penduduk). Jumlah tersebut naik 20% dari survey di tahun sebelumnya.

Berikut data yang dihasilkan:

Sumber: KataData

Selain pengguna media sosial yang terus meningkat, meningkatkan brand awareness menggunakan media sosial juga tidak membutuhkan biaya yang besar, bahkan bisa gratis. Namun, kamu tetap harus bijak untuk menggunakan media sosial.

Berikut 5 strategi untuk meningkatkan brand awareness melalui media sosial:

1. Gunakan Platform Media Sosial yang Tepat

Saat ini, media sosial terdiri dari beberapa jenis platform, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Untuk meningkatkan brand awareness, kamu tidak perlu menggunakan semua jenis platform media social.

Karena terlalu banyak menggunakan platform media sosial, akan membuat social media marketing yang kamu lakukan tidak efektif, sehingga mempersulit kamu untuk meningkatkan brand awareness.

Oleh karena itu, cukup gunakan salah satu platform media sosial yang sering digunakan oleh target klien kamu.

Jika target klien kamu memiliki usia yang relatif muda dan bisnis kamu merupakan model bisnis B2C (business to customer), maka platform yang cocok untuk kamu gunakan adalah Instagram.

Namun, jika target klien kamu berasal dari kalangan profesional, memiliki usia yang relatif lebih tua, dan merupakan model bisnis B2B (business to business), maka Facebook dan LinkedIn merupakan platform media sosial yang cocok untuk kamu gunakan.

2. Sesuaikan Konten dengan Platform Media Sosial yang Kamu Gunakan

Setelah menentukan platform media sosial yang akan kamu gunakan, sekarang saatnya kamu membuat konten untuk meningkatkan brand awareness produk atau jasa kamu.

Namun, perlu kamu ketahui, bahwa masing-masing platform media sosial menggunakan jenis konten yang berbeda-beda. Sehingga jangan salah ketika menggunakan jenis konten saat melakukan upload.

Jika kamu menggunakan platform Facebook, maka kamu bisa mengupload konten berupa teks, gambar, atau video. Dan saat menggunakan platform Instagram, kamu bisa menggunakan konten gambar atau video.

Namun, jika kamu menggunakan platform Twitter, konten yang cocok untuk kamu gunakan yaitu konten berjenis teks. Sedangkan ketika kamu menggunakan platform LinkedIn, kamu bisa menggunakan konten berjenis teks dan gambar.

3. Manfaatkan Influencer Marketing

Influencer marketing yaitu sebuah strategi marketing untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa melalui seorang influencer. Influencer bisa merupakan seorang artis, selebgram, atau youtuber.

Influencer marketing mampu meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Karena influencer merupakan mereka yang memiliki banyak followers di media sosial dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap followers mereka.

Para influencer akan disukai dan dipercaya oleh followers mereka sehingga apa yang mereka sampaikan dan lakukan bisa mempengaruhi followers untuk mencoba dan membeli sebuah produk.

Bukan hanya itu, seorang influencer biasanya menciptakan konten-konten yang unik dan menarik, sehingga dapat mendorong klien untuk menggunakan produk kamu.

Berikut salah satu contoh produk yang dipromosikan oleh seorang influencer:

Baca juga: Alasan Penting Bisnis Online Kamu Butuh Influencer Marketing dan Tips Memilihnya

4. Optimalkan Akun Media Sosial Kamu

Mengoptimalkan akun media sosial juga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Akun media sosial yang lengkap akan membuat banyak orang mengenal bisnis kamu.

Ada 3 elemen penting yang harus kamu optimalkan pada akun media sosial:

a. Profile Picture pada Akun Media Sosial

Biasanya klien akan mudah mengenal dan mengingat suatu bisnis melalui profile picture yang digunakan pada media sosial. Alangkah baiknya jika kamu menggunakan logo bisnis sebagai profile picture.

Lihat contohnya pada gambar dibawah ini:

Pada gambar diatas, Whello sebagai agensi digital marketing menggunakan maskot ikan hiu sebagai logo bisnis mereka. Sehingga profile picture pada akun media sosial, mereka juga menggunakan foto ikan hiu (logo bisnis).

b. Deskripsi Singkat Mengenai Bisnis

Bagian ini merupakan bagian yang mendeskripsikan identitas bisnis kamu. Bisa berisi penjelasan singkat mengenai produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Tujuan adanya deskripsi bisnis yaitu agar klien mengerti dan lebih mengenal bisnis kamu.

Dibawah ini salah satu contoh deskripsi singkat mengenai suatu bisnis:

c. Rincian Kontak yang Bisa Dihubungi

Selanjutnya kamu juga harus mengoptimalkan akun media sosial pada bagian kontak yang bisa dihubungi klien jika mereka mulai tertarik untuk menggunakan bisnis kamu.

Kamu bisa memasukkan alamat website, nomor telepon, nomor WhatsApp, atau id Line pada akun media sosial.

Contohnya seperti gambar dibawah ini yang memasukkan alamat website sebagai kontak yang bisa dikunjungi oleh klien:

5. Adakan Giveaway

Klien akan mudah tertarik dan mengenal sebuah bisnis yang sering mengadakan berbagai event, seperti giveaway. Mengadakan giveaway melalui media sosial akan mendorong klien menjadi pelanggan baru kamu.

Adakan giveaway pada waktu tertentu misalnya di hari penting bisnis kamu atau hari penting nasional seperti hari belanja online nasional (12 Desember).

Dan jangan lupa memberikan persyaratan dan hadiah menarik kepada peserta yang mengikuti giveaway.

Berikut salah satu contoh giveaway melalui Instagram:

Nah, ternyata meningkatkan brand awareness melalui media sosial bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Itulah 5 strategi yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan brand awareness bisnis kamu.

Selamat Mencoba.

0


Website and App Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *