Dalam dunia SEO, backlink masih menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan peringkat website di mesin pencari. Namun, seiring berkembangnya algoritma Google, cara mendapatkan backlink pun ikut berubah. Tidak cukup lagi hanya mengumpulkan banyak backlink, tetapi kualitas, struktur, dan strateginya juga harus diperhatikan.
Salah satu strategi yang cukup populer dan sering digunakan yaitu Tiered Link Building. Strategi ini sering disebut sebagai membangun backlink untuk backlink kamu. Kedengarannya agak membingungkan di awal, tapi sebenarnya konsepnya cukup sederhana dan sangat powerful jika diterapkan dengan benar. Yuk, kita bahas secara lengkap di sini!
Daftar isi
Apa Itu Tiered Link Building?
Tiered link building adalah strategi membangun backlink (link building) secara bertingkat. Artinya, kamu tidak hanya membuat backlink langsung ke website utama (money site), tetapi juga membuat backlink untuk memperkuat backlink yang sudah ada.
Dalam konsep ini, backlink dibagi ke dalam beberapa “tier” atau lapisan. Gambaran sederhananya seperti ini:
- Website utama → ingin naik ranking
- Tier 1 → backlink berkualitas yang mengarah langsung ke website utama
- Tier 2 → backlink yang mengarah ke backlink Tier 1
- Tier 3 → backlink tambahan yang mengarah ke Tier 2 (opsional)
Kenapa Tiered Link Building Penting dalam SEO?
Alasan utama tiered link building digunakan adalah karena tidak semua backlink punya kekuatan yang sama. Backlink dari website besar dan terpercaya tentu lebih kuat, tetapi biasanya sulit dan mahal didapatkan.
Tiered link building membantu kamu:
- Memaksimalkan kekuatan backlink yang sudah ada
- Meningkatkan authority backlink Tier 1
- Mengurangi risiko spam langsung ke website utama
- Membangun profil backlink yang terlihat lebih natural
Bagaimana Cara Kerja Tiered Link Building?
Supaya gampang dimengerti, anggap saja tiered link building itu seperti membangun kekuatan secara bertahap, dari luar ke dalam. Hal ini dibagi jadi beberapa level yaitu:
Tier 1: Backlink Utama ke Website Kamu
Tier 1 adalah backlink paling penting karena link ini langsung mengarah ke website utama kamu.
Link di level ini harus benar-benar berkualitas, relevan dengan topik website, dan berasal dari website yang sudah punya reputasi bagus di niche yang sama.
Karena efeknya langsung ke SEO website kamu, Tier 1 bisa dibilang sebagai fondasi utama.
Ciri backlink Tier 1:
- Berasal dari website berkualitas
- Kontennya relevan dengan niche
- Artikel terlihat natural dan informatif
- Tidak terlalu banyak outbound link
- Biasanya dofollow (walaupun nofollow juga bisa membantu secara natural)
Contohnya seperti guest post di blog besar, artikel di media online, atau backlink dari website bisnis partner yang terpercaya.
Tier 2: Backlink untuk Menguatkan Tier 1
Tier 2 adalah backlink yang tidak langsung mengarah ke website kamu, tapi mengarah ke backlink Tier 1.
Tujuannya yaitu memperkuat dan menaikkan otoritas backlink Tier 1 agar dampaknya ke website utama jadi lebih besar.
Walaupun tidak memberi efek langsung ke website kamu, Tier 2 punya peran penting sebagai “pendorong” kekuatan Tier 1.
Ciri backlink Tier 2:
- Bisa dari website dengan otoritas menengah
- Konten masih relevan, tapi tidak harus sangat premium
- Jumlah backlink bisa lebih banyak dibanding Tier 1
- Anchor text lebih bervariasi
Contohnya dapat berupa artikel Medium, Blogger, atau posting forum yang menautkan ke artikel guest post (Tier 1).
Tier 3 dan Seterusnya: Lapisan Pendukung
Tier 3 dan level di bawahnya berfungsi sebagai pendukung tambahan. Semakin ke bawah, efek SEO langsungnya memang semakin kecil, tapi tetap berguna untuk membantu memperkuat tier di atasnya.
Biasanya tier ini dipakai untuk membantu indexing, meningkatkan aktivitas, dan membuat struktur link terlihat lebih natural.
Contohnya seperti sharing di media sosial, bookmark, profile backlink, atau social signal yang mengarah ke Tier 2.
Keuntungan Menggunakan Tiered Link Building
Berikut penjelasan lebih detail untuk tiap keuntungan menggunakan tiered link building:
1. Lebih Aman untuk Website Utama
Salah satu keuntungan terbesar dari tiered link building adalah keamanannya. Dalam strategi ini, backlink dengan kualitas menengah atau rendah tidak langsung mengarah ke website utama, tapi dialihkan dulu ke backlink Tier 1.
Karena kalau ada backlink yang kualitasnya kurang bagus, dampaknya tidak langsung mengenai website utama. Website kamu seperti punya pelindung di awal.
Contoh:
- Website utama → dapat backlink dari guest post berkualitas (Tier 1)
- Artikel Medium atau Blogger → menautkan ke guest post tersebut (Tier 2)
Kalau suatu saat Google menganggap backlink dari Medium kurang kuat, yang terdampak pertama adalah guest post, bukan langsung website utama. Risiko penalti pun jadi lebih kecil.
2. Memaksimalkan Kekuatan Backlink
Backlink yang bagus sebenarnya sudah punya nilai SEO, tapi dengan tiered link building, kekuatan backlink itu bisa dilipatgandakan.
Backlink Tier 2 dan Tier 3 berfungsi seperti “charger tambahan” yang memberi tenaga ekstra ke backlink Tier 1. Akibatnya, link Tier 1 jadi lebih kuat dan efeknya ke website utama semakin besar.
3. Struktur Backlink Lebih Natural
Kalau semua backlink langsung mengarah ke website utama, profil backlink bisa terlihat tidak alami di mata Google, apalagi kalau jumlahnya banyak dan datang dalam waktu singkat.
Dengan tiered link building, alur backlink jadi lebih wajar:
- Ada link ke website
- Ada link ke artikel lain
- Ada link ke konten pendukung
Ini menciptakan ekosistem backlink yang lebih natural, seperti yang terjadi secara organik di internet.
4. Efektif untuk Keyword Kompetitif
Untuk keyword dengan persaingan tinggi, backlink biasa sering kali tidak cukup kuat. Kamu butuh dorongan ekstra agar bisa bersaing dengan website yang sudah punya authority besar.
Tiered link building membantu memberikan tekanan SEO yang lebih konsisten dan berlapis, sehingga website kamu punya peluang lebih besar untuk naik peringkat.
Risiko dan Kesalahan Umum Tiered Link Building
Meskipun efektif, tiered link building tetap punya risiko jika dilakukan sembarangan. Kesalahan yang sering terjadi:
- Menggunakan backlink spam berlebihan
- Anchor text terlalu dioptimasi
- Konten asal-asalan dan tidak relevan
- Pola link yang terlalu agresif dan tidak natural
Sudah Paham Tiered Link Building? Saatnya Eksekusi Aman Bareng Whello
Kalau kamu sudah paham pentingnya tiered link building tapi masih merasa bingung, ragu, atau takut salah langkah saat mengurus backlink, sebenarnya kamu nggak harus mengerjakannya sendiri.
Daripada trial and error yang berisiko bikin website kena masalah, lebih aman pakai jasa SEO Whello saja. Whello sudah berpengalaman bertahun-tahun menangani berbagai jenis klien dari beragam industri, jadi strateginya jelas dan terukur.
Dengan menggunakan jasa SEO yang profesional, kamu bisa terhindar dari error teknis, struktur backlink lebih rapi, dan website kamu jadi lebih SEO-friendly sejak awal.
Menariknya lagi, Whello juga menyediakan konsultasi gratis, jadi kamu bisa diskusi dulu tanpa komitmen. Yuk, maksimalkan potensi website kamu dengan cara yang aman, strategis, dan pastinya lebih tenang bareng Whello!
Apakah tiered link building aman untuk SEO?
Aman jika dilakukan dengan benar. Kuncinya adalah fokus pada kualitas konten, relevansi, dan hindari backlink spam berlebihan.
Apakah pemula bisa menggunakan tiered link building?
Bisa, tetapi disarankan mulai dari Tier 1 dan Tier 2 saja. Tier 3 lebih cocok untuk yang sudah berpengalaman.
Mulai optimasi SEO website bisnismu sekarang!
Dapatkan posisi page 1 Google dan tingkatkan traffic serta revenue pada website bisnis kamu dengan SEO. Konsultasi dengan specialist kami sekarang!
Mulai Konsultasi!Ingin konsultasi
dengan para specialist
Whello?
Tips lainnya dari kami
Fundamental SEO yang Tetap Berlaku di Era AI
Pelajari fundamental SEO yang masih berfungsi di zaman AI. Dapatkan tips dan trik untuk meningkatkan peringkat website Anda dengan mudah!
Cara Membuat Bio Instagram yang Menarik & Profesional
Temukan cara membuat bio Instagram yang menarik dan profesional! Dapatkan tips kreatif untuk menarik perhatian pengikutmu dengan mudah.
Tingkatkan Ranking Google dengan Strategi Low Hanging Fruit SEO
Tingkatkan peringkat Google dengan strategi low hanging fruit! Temukan cara mudah dan efektif untuk optimasi SEO di sini!
Follow us on Instagram
Temukan tips bermanfaat digital marketing serta keseruan spesialis Whello dalam menumbuhkan brand, hanya di Instagram @whello.indonesia. Follow, ya!