Mengenal Istilah Do Follow dan No Follow Link

1 menit

Saat melakukan link building, Google akan meng-crawling link yang kamu gunakan. Baik pada internal link maupun backlink. Sebenarnya link building bisa membantu menaikkan reputasi website kamu, namun juga bisa menurunkan reputasi website.

Misalnya ketika kamu melakukan backlink terhadap website lain yang memiliki reputasi yang sangat baik, maka link building ini dapat membantu menaikkan reputasi website.

Namun, ketika kamu melakukan backlink terhadap website yang ternyata juga memiliki penilaian yang buruk di mata Google, maka hal ini akan membuat reputasi website kamu menurun.

Sehingga, ketika membuat link building, kamu bisa mengatur penggunaan Do Follow Link dan No Follow Link.

Apa itu Do Follow dan No Follow Link?

Do Follow berasal dari dua suku kata yaitu “do” dan “follow” yang berarti “mengikuti”. Sehingga ketika kamu melakukan link building, maka Google akan mengindeks link tautan yang digunakan.

Sedangkan No Follow link berasal dari kata “no” dan “follow”, dan ketika kamu melakukan link building, maka Google tidak akan mengindeks link tautan yang kamu gunakan.

Kapan digunakan Do Follow dan No Follow Link?

Sebelum menggunakan do follow atau no follow link, kamu juga harus memahami kapan seharusnya menggunakan do follow dan no follow link. Simak penjelasan di bawah ini:

Do Follow Link:

Gunakan do follow link ketika kamu melakukan internal link. Internal link merupakan link yang mengarah dari sebuah halaman ke halaman lain dalam sebuah website yang sama.

Menggunakan do follow link ketika membuat internal link bertujuan agar Google dapat mengindeks beberapa halaman website kamu secara bersamaan melalui link tersebut.

Baca Juga: Pentingnya Internal Link Dalam Artikel Kamu

No Follow Link:

No Follow link digunakan ketika kamu melakukan backlink. Backlink merupakan link yang mengarah dari sebuah halaman ke halaman lain pada website yang berbeda.

Tujuan menggunakan no follow link ketika melakukan backlink yaitu untuk menjaga kualitas SEO pada search engine. Misalnya ketika kamu membuat link tautan terhadap website yang memiliki kualitas (rate) yang buruk, maka link tautan tersebut juga bisa menurunkan kualitas website kamu. Begitu juga sebaliknya.

Baca juga: Tips Backlink Berkualitas untuk SEO Berkualitas

Bagaimana Cara Membuat Do Follow dan No Follow Link?

Untuk membuat do follow dan no follow link dilakukan dengan cara yang berbeda, caranya:

Do Follow Link

Sebenarnya ketika membuat do follow link, sama ketika kamu membuat tautan link menggunakan tag HTML. Ikuti cara dibawah ini:

  • Buka file yang akan kamu beri link tautan.
  • Masukkan sintax berikut:
    <a href= ”https://www.contohlink.com/”>Contoh Do Follow Link</a>

    Sintax diatas berarti, ketika kamu mengklik tulisan “Contoh Do Follow”, maka
    kamu akan menuju ke halaman “ https://www.contohlink.com”

Dan Untuk website yang menggunakan wordpress, gunakan cara berikut:

  • Highlight teks yang akan kamu beri link do follow.
  • Klik icon link atau tekan CTRL+K.
  • Masukkan link yang ingin kamu tautkan pada button link tersebut.

Kamu bisa melihat pada gambar berikut ini:

No Follow Link

Untuk membuat link no follow, agak sedikit berbeda ketika kamu membuat do follow link, caranya adalah:

  • Buka file yang akan kamu beri link tautan.
  • Masukkan sintax berikut:
    <a href=”https://www.contohlink.com/” rel”nofollow”>Contoh Do Follow Link</a>

    Dapat kamu lihat, untuk membuat no follow link, kamu harus menambahkan sintax “rel=nofollow”.

    Nah, untuk membuat link no follow pada wordpress, kamu bisa menggunakan plugin “Title and Nofollow For Links”. Cara menggunakannya:

    Pada dashboard wordpress, Pilih “Plugin”, dan klik “Add New”. Kemudian lakukan pencarian plugin dengan mengetikkan “Title and Nofollow For Links” pada kolom pencarian plugin. Setelah menemukan plugin, Klik “Install Now” untuk menginstall plugin.

    Lihat pada gambar berikut ini:

    Setelah menginstall plugin di atas, kamu dapat menambahkan no follow link secara otomatis ketika membuat no follow link dengan cara menceklis “No Follow Link” pada link option.

    Berikut contohnya pada gambar dibawah ini:

Nah itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai do follow dan no follow link. Gunakan do follow link ketika membuat internal link dan no follow link ketika membuat backlink, terlebih terhadap website lain yang memiliki reputasi atau rate yang rendah.

Semoga bermanfaat.

0


Web Developer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *