Mengenal Plugin Pada WordPress

1 menit

Plugin merupakan suatu script tambahan yang dirancang untuk melakukan fungsi tertentu di WordPress. Fungsi tambahan dari plugin inilah yang membuat WordPress menjadi powerfull saat membuat website. Ada banyak jenis varian plugin yang dapat ditambahkan ke WordPress kamu untuk menambah fungsional dari website WordPress kamu. Setiap jenis plugin memiliki fungsi spesifik yang berbeda antara satu plugin dengan yang lainnya. Agar lebih mengerti, plugin sama seperti Add On yang dipakai pada browser Firefox Mozilla atau Extension pada browser Chrome.

Contoh penggunaan plugin, misalnya website kamu ingin memiliki fungsional seperti keranjang toko online, form, atau ingin mengetahui berapa jumlah pengunjung yang datang di website kamu, maka kamu dapat menginstall plugin tertentu sesuai kebutuhan fungsional tersebut. Proses intalasi plugin pun sangat mudah, hanya kurang dari 5 menit, selain itu sebagian besar plugin tidak berbayar. Menarik bukan?

Apa saja yang perlu kamu ketahui tentang plugin?

Berikut ada 4 hal yang perlu kamu ketahui tentang plugin:

1. Cara Install Plugin.

Untuk menambahkan sebuah plugin ke WordPress kamu, maka kamu perlu tahu cara Install plugin. Ada 2 cara menginstall plugin:

A. Masuk ke dashboard WordPress kamu, pilih menu Plugins, lalu klik Add New.

 Perhatikan gambar dibawah ini, disini saya akan menginstall plugin Contact Form 7 untuk membuat sebuah form.

B. Menginstall plugin dengan Search Plugin dari Google

Pertama kamu harus men-download terlebih dahulu plugin yang kamu inginkan, biasanya file dengan extension .zip, lalu upload ke dashboard WordPress kamu. Seperti gambar dibawah ini:

2. Cara Mengaktifkan Plugin

Setelah kamu melakukan bagian pertama di atas yaitu Install WordPress plugin, maka selanjutnya dilakukan proses Activate WordPress PluginsJadi di saat plugin belum diaktifkan di WordPress, kamu belum dapat menggunakan fungsi dari plugin tersebut. Kamu dapat melakukan Activate Plugin dengan cara masuk ke Menu Plugins, pilih Installed Plugins. Di sinilah daftar WordPress Plugins yang sudah diinstall ke Wordpress kamu. Kemudian pilih plugin yang kamu ingin aktifkan, lalu klik Activate. Berikut contoh mengaktifkan plugin contact form 7 yang telah kita install sebelumnya:

3. Cara Menonaktifkan Plugin

Apabila kamu sudah melakukan instalasi WordPress Plugin, tetapi kamu tidak ingin menggunakannya, maka kamu dapat menonaktifkan WordPress PluginstersebutCaranya sangat mudah, masuk ke Menu Plugins , klik Installed Plugins. Kemudian pilih plugin yang mau dinonaktifkan dengan meng-klik Deactivate.

4. Cara Menghapus Plugin

Menghapus plugin dilakukan apabila kamu benar-benar tidak mau menggunakannya lagi. Hal ini bertujuan agar tidak memenuhi space kapasitas di Web hosting kamu. Ibaratnya, jika di komputer kamu ada banyak aplikasi yang tidak digunakan, lebih baik di hapus agar kinerja komputer lebih cepat. Sama juga dengan WordPress Plugins, kalau tidak dipakai, lebih baik dihapus saja. Untuk menghapus plugin, kamu perlu menonaktifkan plugin terlebih dahulu. Setelah kamu berhasil menonaktifkan (deactive), maka masuklah ke Menu Plugins, pilih Installed Plugins. Pilih plugin yang mau dihapus, kemudian klik Delete.

Dengan penjelasan tentang plugin pada WordPress dan 4 tutorial penggunaan plugin diatas, diharapkan kamu lebih mengenal WordPress Plugins. Semoga bermanfaat.

1+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *