Perbedaan White Hat SEO dan Black Hat SEO

2 minutes

Apa itu perbedaan teknik White Hat SEO dan Black Hat SEO? apakah kamu sedang berpikir bahwa dua jenis teknik ini terkesan kontradiktif atau saling berlawanan? Nah, pada artikel ini akan membahas bagaimana kinerja dari dua teknik tersebut. Pada dasarnya kedua teknik ini yakni White SEO dan Black SEO memiliki tujuan yang sama untuk meningkatkan ranking sebuah website agar mudah ditemukan oleh mesin pencari sehingga mendapatkan traffic yang banyak. Meskipun memiliki tujuan yang sama namun teknik yang dilakukan sangat berbeda, masing-masing teknik ini memiliki kelebihan dan kekurangan pada penerapannya.

1.  Teknik Black Hat SEO

Dalam “kamus SEO” istilah Black Hat SEO ini adalah teknik optimalisasi SEO yang dilakukan dengan kasar yaitu dengan memaksa mesin pencari atau search engine agar melihat dan memaksa untuk meningkatkan peringkat sebuah website. Beberapa teknik  yang dilakukan dan sudah umum dilakukan untuk mendapatkan hasil yang cepat menggunakan teknik Black Hat SEO diantaranya adalah melakukan praktek-praktek untuk mengelabuhi search engine, misalnya memasang kata kunci yang berlebihan didalam sebuah artikel atau sering disebut keyword stuffing, Subpos : kata kunci yang dipasang secara transparan atau kata kunci yang disembunyikan, redirect otamatis ke halaman artikel lain, Link Farming atau cara pengumpulan link aktif dalam satu halaman. Kelebihan penerapan SEO menggunakan teknik Black Hat ini adalah traffic  website akan lebih pesat meningkat, namun tidak akan bertahan lama karena dengan seiring perkembangan algoritma yang diterapkan oleh mesin pencari, sehingga membuat website yang menggunakan teknik SEO ini akan diblacklist oleh mesin pencari tersebut.

2.  Teknik White Hat SEO

Jika teknik Black Hat SEO adalah teknik SEO yang buruk, maka sebaliknya untuk teknik White Hat SEO. Jika kamu menggunakan teknik ini, maka White Hat SEO menggambarkan praktek etika baik yang digunakan untuk mengoptimalkan website kamu dengan tujuan mencapai ranking tertinggi pada mesin pencari menggunakan kata kunci tertentu. Namun berbeda dengan teknik Black Hat yang terkesan instan dan cepat, teknik White Hat SEO membutuhkan dedikasi dengan proses yang cukup lama untuk mendapatkan hasil yang baik dalam jangka waktu yang  panjang. Namun hal tersebut juga tergantung bagaimana kamu melakukan optimalisasi SEO itu, apakah sudah maksimal atau belum. Hal ini juga memang cukup adil karena mesin pencari akan memberikan reward kepada website yang berkualitas dengan menempatkan pada posisi teratas dipencarian dan memenuhi aturan persyaratan algoritma. Nah, jika kamu ingin melakukan optimalisasi SEO yang baik dengan aturan mesin pecari seperti Google kamu bisa membaca halaman pedoman webmaster  yang diterbitkan oleh Google. Pedoman webmaster tersebut mencakup beberapa poin penting yang bisa kamu gunakan untuk omptimalisasi website kamu, seperti :

  1. Membuat halaman website dengan tujuan untuk pengguna bukan untuk mesin pencari
  2. Jangan menipu pengguna dan menghindari trik yang ditujukan untuk meningkatkan ranking dimesin pencari. seperti trik-trik pada Black Hat SEO
  3. Pikirkan tentang apa yang membuat website kamu terkesan unik dan menarik
  4. Jadikan website kamu menonjol dibandingkan dengan website lain dengan memberikan konten berkualitas sesuai dengan bidang kamu

Nah, dengan memperhatikan aturan-aturan yang terdapat disetiap pedoman mesin pencari tersebut, maka ranking website kamu pun akan disukai oleh mesin pencari dan secara otomatis akan mengoptimalkan keberadaan website kamu dimesin pencarian.

Jika kamu mempunyai kesulitan atau masalah dalam optimalisasi SEO dengan menggunakan teknik White Hat, maka Whello sebagai layanan agensi digital marketing dapat membantu kamu dalam pengembangan dan optimalisasi SEO sesuai dengan keyword yang kamu targetkan untuk website kamu. Segera hubungi contact center Whello Indonesia untuk mendapatkan penawaran menarik tersebut.

 

0


Content Specialist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *