9 Istilah di Google Analytics yang Wajib Kamu Ketahui

1 menit

Sebuah bisnis online harus tetap diperbaharui setiap waktu agar terus berkembang, untuk melakukan pengembangan bisnis kamu membutuhkan suatu alat yang dapat mempermudah kamu.  Jika kamu melakukannya tanpa bantuan sebuah alat, dikhawatirkan kamu akan mengalami kesulitan karena pengembangan bisnis online berbeda dengan bisnis offline. Jika kamu menjalankan bisnis offline maka kamu bisa langsung mengetahui penyebab dan halangan yang ada, namun jika kamu menjalankan bisnis online sulit untuk mengetahui kenapa bisnis online kamu tidak berjalan. Salah satu alat yang dapat mempermudah kamu dalam melakukan pengembangan bisnis yaitu Google Analytics, namun sebelumnya kamu juga harus memahami tentang google analytics.

Pengertian Google Analytics

Google analytics merupakan alat yang digunakan untuk menganalisis hasil kunjungan di website. Kamu bisa mendapatkan info mengenai pengunjung atau banyaknya artikel yang diakses melalui google analytics. Google analytics menampilkan hasil analisis bisnis kamu dalam bentuk statik.

Istilah-istilah Google Analytics

1. Metrik dan Dimensi

Google analytics dapat menggunakan data metrik dan dimensi. Metrik menunjukkan data berupa angka mengenai jumlah pengunjung website kamu, kapan waktunya dan tindakan apa yang dilakukan. Sedangkan dimensi digunakan untuk memperlihatkan data karakteristik pengunjung, tidak hanya pengunjung namun waktu dan juga tindakan apa yang dilakukan pengunjung.

2. Pahami Istilah Umumnya

Banyak istilah umum yang terdapat dalam google analytics. Seperti kunjungan atau session digunakan untuk melihat jumlah aktivitas yang dilakukan pengunjung di website kamu, Page view metric untuk melihat jumlah halaman yang dibuka oleh visitor selama berkunjung, Bounce Rate Metric merupakan rasio yang digunakan untuk menunjukkan kenyamanan visitor. Namun bukan hanya itu, masih banyak istilah-istilah pada google analytics yang perlu kamu ketahui. 

3. Menetapkan Jangka Waktu Visitor di Website

Penetapan jangka waktu visitor perlu kamu atur agar mendapatkan data yang valid, dengan begitu kamu bisa mendapatkan data analisis mengenai berapa jumlah visitor pada jangka waktu yang diinginkan, analisis data visitor dapat dilakukan berdasarkan tanggal tertentu. 

4. Lokasi Pengunjung

Agar kamu bisa mengetahui dimana lokasi pengunjung yang mengunjungi website kamu,  kamu dapat menggunakan Audience report yang terdapat pada google analytics. Disini kamu dapat mengetahui lokasi lengkap pengunjung yang mengunjungi website kamu. Dengan begitu kamu juga dapat menyesuaikan bisnis kamu berdasarkan kondisi wilayah calon customer yang sudah kamu ketahui agar bisnis kamu semakin berkembang. 

5. Pengunjung Baru dan Pengunjung Berulang

Google analytics bisa digunakan untuk melihat jumlah pengguna baru dan berulang. Maksudnya berulang adalah melakukan kunjungan secara terus menerus, sehingga kamu dapat mengetahui hal apa yang membuat pengunjung kembali mengakses website kamu, setelah kamu mengetahuinya kamu bisa meningkatkan hal tersebut (yang membuat pengunjung datang berulang) agar membuat pengunjung yang baru datang kembali ke website kamu.

6. Traffic Gadget Visitor

Laporan ini digunakan untuk melihat berapa pengunjung yang mengunjungi website kamu, baik yang menggunakan desktop, tablet atau melalui handphone. Disini kamu juga bisa melihat perbandingan yang muncul sesuai gadget yang digunakan. 

7. Behaviour Overview Report

Dengan ini kamu dapat melihat metrik page view, hasil statistiknya bisa dilihat pada halaman dimana pengunjung banyak melakukan kunjungan. Sehingga kamu dapat memastikan halaman mana yang menarik bagi pembaca saat berkunjung ke website kamu. 

8. Behaviour Flow Report

Ini digunakan ntuk menunjukkan alur visitor di website kamu, dengan begitu kamu bisa mengetahui bagaimana visitor mencapai atau mengeksplor website kamu. Apakah ada konten yang menarik yang bisa membawa visitor ke website kamu. Ada beberapa tanda yang menunjukkan alur yang dilalui visitor, kotak hijau dan biru untuk melihat alur yang di eksplor di website, sambungan kotak untuk melihat alur dan volume halaman satu ke halaman lainnya, drop off warna merah untuk melihat visitor meninggalkan halaman sepenuhnya.

9. Acquisition Overview

Acquisition overview untuk melihat website kamu diakses oleh visitor dari mana saja. Ada beberapa cara yang dilalui visitor ketika mengunjungi website kamu yaitu organic search, direct, social dan referal. Jumlah pada organic search menunjukkan jumlah visitor yang datang ke website kamu melalui pencarian organic atau mesin pencari. Jumlah yang ada pada direct berarti jumlah visitor yang berkunjung ke website kamu dengan mengetikkan alamat website kamu langsung. Dan jumlah yang ada pada social menunjukkan jumlah visitor yang berkunjung ke website kamu melalui link yang ada di media sosial. Sedangkan referal menunjukkan jumlah pengunjung yang berasal dari blog atau media lainnya.

Beberapa istilah di atas merupakan istilah dasar yang sering digunakan dalam Google Analytics. Masih banyak istilah lain yang perlu kamu ketahui tentang google analytics yang bisa membantu menganalisis perkembangan bisnis kamu.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *