Perbedaan Konsep Penjualan dan Konsep Pemasaran Bisnis

2 menit

Dalam dunia bisnis, istilah “konsep penjualan” dan “konsep pemasaran” bukan lagi istilah asing untuk didengar. Pada dasarnya dua konsep ini memiliki tujuan yang sama, yakni mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. 

Tetapi nyatanya konsep penjualan dan konsep pemasaran memiliki perbedaan pada segi orientasi. Sehingga saat menyusun strategi penjualan atau pemasaran, seharusnya kamu menggunakan strategi yang berbeda. 

Apa perbedaan kedua konsep ini?

Konsep Penjualan

Konsep penjualan adalah sebuah konsep yang berfokus pada “penjualan” sebuah produk. Konsep ini hanya menyusun strategi untuk mencari keuntungan tanpa mempertimbangkan manfaat produk dan sisi kenyamanan bagi konsumen. Setelah produk dihasilkan, barulah disusun strategi pemasarannya. 

Berikut beberapa hal yang berhubungan dengan konsep penjualan:

  • Produk yang ditawarkan bukan produk yang menjadi kebutuhan utama konsumen (produk yang hanya menekankan pada keinginan saja).
  • Aktivitas marketing hanya mendorong konsumen untuk melakukan pembelian semata. 
  • Tujuan utamanya adalah untuk menarik dan mempertahankan konsumen agar tetap loyal. 

Konsep Pemasaran

Sedangkan konsep pemasaran adalah sebuah konsep yang berfokus pada “konsumen”. Misalnya menyusun strategi untuk mengetahui kebutuhan konsumen,  kepuasan konsumen, membangun hubungan dengan konsumen, dan akhirnya membuat konsumen tertarik untuk menggunakan produk kamu. 

Dibawah ini juga beberapa hal yang berhubungan dengan konsep pemasaran:

  • Produk yang ditawarkan merupakan produk yang menjadi kebutuhan utama konsumen. 
  • Untuk aktivitas marketing sudah direncanakan terlebih dahulu dan saling berintegrasi (integrated marketing).
  • Tujuan utamanya adalah mencapai tujuan perusahaan dan memberikan kepuasan semaksimal mungkin untuk konsumen. 

Kamu juga bisa melihat tabel berikut untuk melihat perbedaan kedua konsep ini:

 

NoKonsep PenjualanKonsep Pemasaran 
1.Hanya berfokus penjualan produkBerfokus pada kepuasan konsumen
2.Produk dikemas sebaik mungkin agar konsumen tertarik mungkin.Lebih mengutamakan nilai daya jual dan manfaat produk. 
3.Berorientasi pada volume penjualan produk.Menekankan pada laba usaha dan loyalitas konsumen

 

Setelah melihat tabel diatas, apakah sudah bisa membedakan kedua konsep tersebut? Sudah terbayang strategi yang akan kamu gunakan untuk menyusun konsep penjualan dan pemasaran yang cocok untuk bisnis kamu? 

Semoga bermanfaat.

1+

Bisnis

Baca artikel lainnya agar bisnis kamu bisa meraih kesuksesan di dunia digital marketing!

Baca selengkapnya

Ingin Sukses di Dunia Digital?

Sudah saatnya bisnis kamu dikenal oleh banyak orang.Segera hubungi Whello untuk mendapatkan penawaran menarik!

Hubungi kami


Digital Marketing Consultant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *