5 Tips Sukses Digital Marketing untuk Bisnis B2C

1 menit

B2C (Business to Customer) merupakan model bisnis yang terjadi antara seorang pemilik bisnis (produsen) dengan dengan seorang konsumen (klien).

Bisnis B2C dapat kamu lihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti penjual makanan, penjual baju atau jasa laundry.

Mempunyai bisnis B2C yang sukses dan dikenal oleh banyak orang merupakan impian semua pemilik bisnis. Untuk itu, salah satu cara yang bisa kamu lakukan yaitu mempromosikan bisnis dengan cara yang tepat.

Di era serba digital seperti saat ini, pemasaran digital atau biasa dikenal dengan “digital marketing” menjadi cara yang tepat untuk mempromosikan bisnis B2C kamu. Agar digital marketing yang kamu lakukan bisa sukses, juga dibutuhkan sebuah cara yang tepat pula.

Dibawah ini 5 tips sukses digital marketing untuk bisnis B2C:

1. Lakukan Optimalisasi Pada Website E-Commerce Kamu

Berbicara mengenai B2C di era digital, membuat website e-commerce merupakan langkah awal yang bisa kamu lakukan dalam strategi marketing B2C.

Melalui website, banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, seperti bisa meningkatkan kredibilitas (kepercayaan) klien, sebagai media promosi selama 24 jam penuh, dan mampu mencapai target pasar yang lebih luas.

Dan ketika membuat website e-commerce, ada 3 hal yang harus dilakukan untuk optimalisasi website e-commerce kamu:

a. Responsive

Apakah kamu pernah mengunjungi sebuah website yang terlihat baik jika diakses melalui desktop, tetapi berantakan jika diakses melalui smartphone? Salah satu penyebabnya adalah website tersebut tidak responsive.

Sedangkan jumlah orang yang berbelanja secara online menggunakan smartphone terus meningkat dari tahun 2013 hingga tahun 2018. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Statistika yang menunjukkan pada tahun 2013 ada sekitar 75% orang berbelanja melalui smartphone, dan lima tahun kemudian meningkat menjadi 86%.

Kamu bisa melihat grafik di bawah ini:

Sumber: Statistika

Oleh karena itu, mengatur website yang responsive sangat penting untuk bisnis B2C kamu. Dengan website yang responsive, akan banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, diantaranya mudah diakses pada berbagai device, maintenance website lebih mudah dan pengguna dapat merasa nyaman ketika mengakses website kamu.

Baca Juga: 3 Langkah Dasar Membuat Web Responsive

b. Cepat

Dalam bisnis B2C, kecepatan website merupakan faktor penting yang harus kamu perhatikan. Neil Patel mengatakan dalam blognya, 73% pengguna mobile akan meninggalkan website ketika loading time yang lebih dari “2 detik”.

Maka dari itu, kecepatan website yang lama dapat membuat kamu kehilangan calon klien yang potensial. Untuk mengetahui loading website kamu, ada beberapa tools yang bisa kamu gunakan seperti Google PageSpeed Insight, GTMetrix, atau Pingdom . Untuk mengetahui cara menggunakan 3 tools tersebut, kamu bisa baca pada artikel 3 tools untuk mengecek kecepatan website.

Jika kecepatan loading website yang kamu buat belum maksimal, kamu bisa baca pada artikel Cara Mempercepat Loading Website Menggunakan AMP

C. Desain Website Sesuai dengan Branding Bisnis Kamu

Tampilan website kamu adalah identitas brand kamu. Desain website membantu calon klien mengingat karakter brand kamu. Semakin banyak orang yang mengingat karakter brand kamu, maka semakin mudah juga untuk kamu menemukan banyak calon klien.

Misalnya Whello sebagai agensi digital marketing menggunakan maskot “ikan paus”, karena ikan paus adalah hewan mamalia terbesar dan paling mengesankan di bumi. Melakukan komunikasi yang efektif dan berorientasi pada tujuan merupakan ciri komunikasi yang dilakukan ikan paus.

Whello juga menggunakan tema berwarna biru sebagai karakteristik branding. Sehingga desain website Whello, juga menggunakan warna biru dan menggunakan logo ikan paus..

Kamu bisa lihat pada gambar dibawah ini:

2. Gunakan Strategi Content Marketing

Saat melakukan bisnis B2C, juga dibutuhkan strategi content marketing. Content marketing akan membuat calon klien mengerti dengan bisnis kamu. Mereka bisa mengerti dengan manfaat atau pentingnya menggunakan produk kamu, sehingga dapat mendorong mereka melakukan pembelian atas produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Bukan hanya itu, content marketing juga membuktikan bahwa kamu paham dengan bidang yang sedang kamu jalani ( tentang bisnis kamu) dan menumbuhkan rasa kepercayaan klien terhadap bisnis kamu.

Oleh karena itu, untuk membuat content marketing kamu dapat menyediakan konten-konten yang berkualitas dan memberikan manfaat dengan menggunakan berbagai sarana dan teknik seperti blogging, social media, atau video.

Berikut contoh yang memanfaatkan Instagram sebagai strategi content marketing:

Kamu bisa lihat pada gambar di atas, Whello sebagai perusahaan agensi digital marketing menyediakan jasa pembuatan website. Untuk itu, Whello membagikan konten yang berisi “4 Alasan Kenapa Kamu Harus Membuat Website” melalui akun Instagram mereka. Untuk penjelasan mengenai konten dapat ditulis pada kolom caption.

Setelah membaca konten tersebut, maka calon klien dapat mengerti dengan pentingnya membuat website. Sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mereka membuat website dan menggunakan jasa Whello.

3. Berikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan

Pengalaman berbelanja (user experience) seringkali dilupakan oleh para pelaku bisnis B2C. Sedangkan, user experience menjadi tolak ukur bagi klien untuk melakukan pembelian selanjutnya atau tidak.

Namun, dalam hal ini kamu harus menciptakan user experience berupa kesan yang baik dan menyenangkan. Kesan yang baik juga akan membuat mereka merekomendasikan bisnis kamu kepada calon klien baru lainnya, misalnya kepada saudara atau teman terdekat mereka.

Untuk menciptakan user experience yang baik, kamu bisa memberikan kemudahan ketika mengakses website, misalnya dengan menyediakan fitur untuk memilih variasi produk, menghitung ongkos kirim, atau menyediakan berbagai pilihan payment gateway.

4. Berikan Layanan Customer Service Terbaik

Layanan customer service yang baik dapat menjadi peluang untuk kamu menjalin hubungan yang lebih dekat dengan calon klien. Kamu bisa membantu permasalahan klien atau memenuhi keinginan klien dengan menawarkan produk atau jasa kamu.

Selain itu, kamu juga dapat mengumpulkan berbagai saran, kritik, dan masukan dari klien yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan bisnis kamu dimasa yang akan datang.

Layanan customer service yang baik menjadi salah satu strategi digital marketing yang efektif untuk bisnis B2C. Untuk memberikan layanan customer service yang baik, ada beberapa tips yang perlu kamu perhatikan:

  • Gunakan berbagai media chatting seperti Whatsapp, Line, Telegram, atau WeChat.
  • Berbicara dengan ramah dan sopan ketika berkomunikasi dengan klien.
  • Jangan abaikan pertanyaan klien dan jawab pertanyaan mereka dengan cepat.
  • Ketika klien bertanya, berikan penjelasan yang lengkap hingga klien mengerti dengan produk atau jasa kamu.

5. Buat Giveaway

Tahukah kamu, klien sangat menyukai bisnis online yang suka mengadakan giveaway. Bagaimana tidak, giveaway dapat menjadi kesempatan bagi mereka mendapatkan berbagai macam hadiah.

Membuat giveaway bisa menjadi salah satu tips marketing B2C yang bisa kamu aplikasikan untuk bisnis kamu, kamu bisa mengadakan giveaway di hari-hari penting bisnis kamu seperti anniversary bisnis atau hari besar nasional seperti hari kemerdekaan.

Giveaway yang kamu buat tidak perlu megah dan berbentuk offline event. Dengan bantuan teknologi, kamu bisa membuat giveaway melalui website atau media sosial yang kamu gunakan.

Saat membuat giveaway, pastikan giveaway tersebut memberikan feedback yang positif untuk strategi bisnis kamu. Misalnya dengan memberikan persyaratan kepada peserta giveaway untuk follow akun media sosial kamu.

Dan perhatikan juga hadiah yang akan kamu bagikan kepada pemenang, bahwa hadiah tersebut berhubungan dengan bisnis kamu agar semakin banyak yang mengenal produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Berikut salah satu contoh giveaway melalui media sosial Instagram:

Setelah membaca 5 tips diatas, apakah sudah terbayang hal apa yang akan kamu lakukan sekarang? Semoga 5 tips di atas dapat membantu melakukan digital marketing yang sukses untuk bisnis B2C kamu. Dan jangan lupa membaca blog Whello lainnya untuk mendapatkan tips-tips seputar digital marketing, SEO, dan tips lainnya.

Semoga bermanfaat.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *